Cara Mudah Konfigurasi Debian Sebagai Router

Debian Router

Konfigurasi Debian Sebagai Router, secara garis besar yang perlu anda lakukan adalah Memastikan bahwa pc yang akan di jadikan server dengan OS debian ini memiliki 2 NIC (Network Interface Card), menginstall debian ke pc server, mengkonfigurasi kedua IP Address NIC agar dapat saling terhubung, dan Mengkonfigurasi firewall. Nah kurang lebih demikian hal yang harus anda lakukan untuk mengkonfigurasikan debian sehingga dapat menghubungkan 2 jaringan (sebagai router). Disini saya hanya akan menjelaskan bagian cara mengkonfigurasi jaringan nya saja, untuk anda yang belum tahu apa itu NIC (Network Interface Card) anda dapat membaca nya di Wikipedia. Tutorial ini cocok untuk ada yang masih merupakan Siswa/Siswi atau pelajar tingkat SMK yang akan melangsungkan ujian praktek produktif di jurusan Teknik Informatika (UJIKOM). Oke langsung saja kita ke topik pembahasan, untuk mengkonfigurasikan debian server anda perlu memberikan alamat IP Adress yang berbeda Net ID atau berbeda kelas IP.
Misal saya menggunakan IP dinamis karna untuk meminta IP langsung dari modem di interface1 (eth0), dan IP kelas A untuk interface2 (eth1) : 10.10.10.1 netmask 255.0.0.0
Langkah konfigurasi nya sebagai berikut :
Anda harus login dulu sebagai root/superuser di debian, sehingga anda memiliki hak akses penuh. Kemudian ketikkan command :

nano /etc/network/interfaces

disitu anda akan mengisikan script berikut

#ini untuk Interfaces1 (eth0)
allow-hotplug eth0
iface eth0 inet dynamic

#ini untuk Interfaces2 (eth1)
allow-hotplug eth1
iface eth0 inet static
address 10.10.10.1
netmask 255.255.255.0
network 10.10.10.0
gateway 10.10.10.1

Jika sudah tekan tombol CTRL+X di lanjut dengan Y kemudian Enter. Maka Script telah tersimpan.
Selanjutnya kita setting Namerservers untuk meresolv paket data yang dikirim dari server ke client agar dapat mengakses internet dengan cara mengetikkan command :

nano /etc/resolv.conf

Isi script berikut ke dalam nya

nameserver 8.8.8.8
nameserver 8.8.4.4

Kita menggunakan DNS google karena memang dns ini yang paling familiar untuk di gunakan. Jika sudah kita harus menyetting IP Forwarding dengan mengetikkan command :

nano /etc/sysctl.conf

Setelah terbuka anda akan melihat banyak script, di antara script tersebut coba anda cari script dengan tulisan #net.ipv4.ip_forward=1. Agar mudah anda tekan tombol CTRL+W kemudian ketikkan saja tulisan yang ada cari dan tekan enter. Jika sudah ketemu tinggal anda hilangkan saja tanda pagarnya.
Selanjutnya adalah mengaktifkan konfigurasi ip forwarding ini, yaitu dengan mengetikkan commnad

echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

Lagkah terakhir andalah mengkonfigurasikan ip tables atau firewall atau konfigurasi routing dimana interface yang terhubung dengan modem akan di NAT agar client dapat mengakses internet. Konfigurasikan dengan mengetik commnad :

iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE
iptables-save

Untuk membuat konfigurasi Firewall dan ip forwarding di jalankan setiap PC start up, anda dapat menambahkan cript berikut kedalam rc.local dengan cara mengetikkan command :

nano /etc/rc.local

Masukkan script konfigurasinya tepat di atas tulisan "Exit 0", yaiitu

echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE

Tekan tombol CTRL+X dan Y kemudian Enter. Untuk memastikan smua konfigurasi tersimpan dengan baik, maka reboot komputer terlebih dahulu dengan mengetikkan command :

reboot

Sampai di langkah ini PC Router Debian anda sudah menjadi router yan menghubungkan Client di Interface2 ke internet melalui modem di Interface1.
Previous
Next Post »

12 komentar

Click here for komentar
January 9, 2015 at 3:44 PM ×

Ane kagak ngerti om, maksud dan fungsinya debian sebenernya buat apa itu om? Baru kali ini ane denger debian

Reply
avatar
Galang ArbiS
admin
January 9, 2015 at 4:18 PM ×

Owh jadi seperti itu... Kayagnya perlu di coba nih,,, oh yah lain kali post juga untuk backtrack yah.. thanks

Reply
avatar
Polo-Palo
admin
January 9, 2015 at 4:21 PM ×

Wah keren nih. Pelajaran Kuliah ane saat ini bro. nice share

Reply
avatar
Alif Abhiesa
admin
January 9, 2015 at 4:33 PM ×

Debian itu salah satu distro linux gan, fungsi nya ya sebagai sistem operasi kaya windows, hanya saja debian ini ya based nya linux opensource :)

Reply
avatar
Alif Abhiesa
admin
January 9, 2015 at 4:34 PM ×

oke gan, lain kali ane posting buat OS Pentest kaya backtrack kali atau backbox deh buat si agan :)

Reply
avatar
Alif Abhiesa
admin
January 9, 2015 at 4:34 PM ×

wah anak informatika nih si agan, semoga bermanfaat ya gan :D

Reply
avatar
Alan Nuari
admin
January 9, 2015 at 4:38 PM ×

Tutorialnya jelas dan mudah dimengerti..
keep update gan :D

Reply
avatar
January 9, 2015 at 4:41 PM ×

izin coba gan. semoga berhasil ya

Reply
avatar
Alif Abhiesa
admin
January 9, 2015 at 4:44 PM ×

sukur deh gan, siap update kejar date line lah :v

Reply
avatar
Alif Abhiesa
admin
January 9, 2015 at 4:48 PM ×

iyo gan, semangat 45 nyetting debian router nya :D

Reply
avatar
April 22, 2016 at 7:30 PM ×

bisa tidak akses routing dari debian ke debian yang lain??? terus caranya g mana bang???

Reply
avatar
April 5, 2017 at 8:30 AM ×

siip mas tutorialnya , terimakasih

Reply
avatar
Thanks for your comment